Tulisan kali ini akan membahas salah satu
terobosan teknologi berbasis digital pada industri pertambangan. Ialah alat
untuk mengukur volume material curah (bulk material) yang biasanya
diangkut oleh dump truck. Yang membedakan alat ini dan alat lainnya
adalah teknologi di dalamnya, dimana alat ini menerapkan teknologi berbasis LiDAR
atau laser yang dipergunakan untuk memindai sekumpulan material curah yang
kemudian dikalkulasikan sehingga diketahui volume sekumpulan material curah
tersebut. Teknologi ini juga dikenal sebagai Load Lasser Scanner.
Teknologi
Load Lasser Scanner ini sangat membantu dalam mengetahui nilai kubik
suatu volume material curah. Karena bagaimana pun dalam industri pertambangan
khususnya pada kegiatan penambangan, hasil produksi dinyatakan dalam satuan
volume. Bahkan perusahaan menetapkan target produksi disetiap tahunnya dengan
satuan volume atau biasanya digunakan istilah Bank Cubic Metric (BCM),
baik itu lapisan tanah penutup yang dikupas ataupun bijih. Apabila dalam satu
tahun suatu kontraktor penambangan dapat mencapai terget tersebut, maka dapat
dikatakan kegiatan penambangan (gali, angkut, muat) berhasil. Dengan demikian
volume menjadi tolak ukur keberhasilan suatu kinerja kegiatan penambangan. Oleh
kerena itu dengan lahirnya teknologi Load Lasser Scanner ini mampu
menambah nilai efisiensi dan produktivitas suatu kinerja khususnya dalam
mengetahui volume suatu material mengingat pentingnya nilai tersebut.
Konsep dari lasser
scanner ini adalah memindai material curah yang termuat pada bak truk.
Sensor ini biasanya diletakkan dibagian atas palang pintu gerbang yang akan
dilewati oleh truk saat membawa material curah. Bak truk ditempatkan secara
terpusat di bawah sensor. Pengukuran dapat dilakukan saat truk berhenti atau
bahkan saat truk melewati sistem pengukuran tanpa henti dan pengukuran
dilakukan dalam perjalanan. Lasser yang digunakan pada saat pemindaian
berupa pemindai laser 3 dimesi (3D) atau 2 dimensi (2D). Output yang
dihasilkannya pun tentu berbeda. Untuk sistem pemindaian laser 3D, outpunt-nya berupa profil 3D dari material curah
tersebut. Sedangkan untuk sistem pemindaian laser 2D, outpunt-nya berupa profil melintang (melintang ke arah
perjalanan). Kombinasi antara ke-dua data sensor inilah yang menghasilkan nilai
volume material curah yang diangkut oleh truk (LASE, 2019).
Dari segi performa
kinerja pun teknologi load lasser scanner ini memiliki tingkat efektifitas
dan akurasi yang tinggi. Hanya perlu kurang lebih 10 detik untuk melakukan
pengukuran hingga didapatkan nilai volume bulk material. Dari tingkat
akurasinya, teknologi laser ini memiliki tingkat akurasi yang tinggi, yaitu
kurang lebih 98%. Kemudian teknologi ini juga memiliki daya tahan yang tinggi
meskipun dipergunakan di lingkungan yang keras seperti di area pertambangan.
Sehingga sangat jarang sekali teknologi ini mengalami kerusakan atau bisa
dikatakan umur pakainya yang panjang. Dengan demikian, maka biaya perbaikannya
pun terbilang rendah. Perangkat ini juga dapat terhubung ke berbagai perangkat
melalui jaringan internet sehingga informasi dapat diakses oleh seluruh pihak
secara real time (LASE, 2019). Oleh karena itu, transparansi informasi
atau data dapat diawasi dan dikontrol oleh seluruh pihak sehingga peluang
berbuat curang oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dapat dihindari.
![]() |
| Penampilan Load Lasser Scanning Saat Melakukan Pengukuran (LASE, 2019) |
Selain digunakan
untuk mengtahui nilai volume suatu material curah yang termuat pada dump
truck atau truck, teknologi lasser scanner ini juga dapat
digunakan pada skala yang lebih besar atau pada kondisi yang lebih kompleks.
Seperti digunakan untuk memindai volume bulk material yang diangkut oleh
belt conveyor, kereta/lori, rail car dumper, stockpile
atau bahkan dapat digunakan untuk mengetahui volume suatu bulk material
pada suatu kapal buncker atau kapal tongkang. Setelah dijelaskan di
atas, dengan beragamnya kegunaan yang dapat difungsikan oleh teknologi ini,
tentunya akan sangat membantu meningkatkan nilai efesiensi dan produktifitas
suatu kinerja. Oleh karena itu teknologi ini dinilai sangat mampu memenuhi
tantangan era Industry 4.0 dan era Society 5.0, dimana manusia
sebagai pekerja beserta teknologi berbasis digital bisa saling melengkapi
sehingga terciptanya akselerasi kinerja yang diinginkan.
![]() |
| Penampilan Load Lasser Scanning pada Belt Conveyor (LASE, 2019) |
Kabar
baiknya, teknologi load lasser scanner ini ternyata sudah mulai
dikembangkan di dalam negeri oleh salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Robotic,
Artificial Intelligence (AI), serta otomatisasi, yaitu Widya Robotic.
Hal ini tentunya merupakan suatu kebanggaan bagi negara Indonesia karena salah
satu anak bangsa dapat menciptakan dan mengembangkan suatu karya dengan
teknologi mutakhir yang berpotensi menjadi solusi bagi suatu permasalahan di
bidang industri. Widya Robotic merupakan perusahaan kecerdasan buatan
yang lahir di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Alwy Herfian S, sebagai
Co-Founder dan CEO-nya.
Sebagian besar
komponen penyusun teknologi Widya Load Scanner juga dibuat sendiri oleh
tim Widya Robotic, bukan dari luar negeri. Sedangkan, untuk komponen
laser masih didatangkan dari Eropa. Hal ini menjadikan harga teknologi karya
anak bangsa ini lebih terjangkau dibandingkan dengan produk lasser scanner dari
luar yang bisa mencapai 1 miliyar per unitnya. Untuk performanya pun tidak
kalah dengan produk dari luar. Widya Load Scanner ini hanya memerlukan
waktu kurang lebih 1 menit dalam melakukan pemindaian volume suatu material
curah yang dibawa oleh truk. Selain itu, untuk tingkat akurasi dari Widya Load
Scanner ini mencapai 98,5 %. Tentunya produk karya anak bangsa ini sudah
dapat dikatakan siap bersaing dengan produk-produk dari luar. Pada awal tahun
2022, produk ini siap untuk diproduksi dalam jumlah besar. Bahkan alat ini
sudah pernah digunakan di perusahaan BUMN pada proyek konstruksi di Purwakarta,
Cirebon, Balongan, Makassar dan Sumatera. Untuk di pasar luar negeri, Widya Load
Scanner juga sudah digunakan oleh perusahaan di Yangon, Myanmar (Widya,
2021).
![]() |
| Penggunaan Widya Load Scanner Portable di Lapangan (Widya Robotic, 2021) |
Banyak sekali kesimpulan
yang dapat diperoleh dari penjelasan mengenai teknologi berbasis LiDAR, Load
Lasser Scanner, yang berfungsi sebagai alat pengukur volume material yang
diangkut oleh truk. Teknologi ini terbukti efektif dalam meningkatkan
produktivitas suatu kinerja, terutama dalam melakukan pengukuran volume suatu
material. Dengan hanya membutuhkan waktu kurang dari 1 menit, data dapat
diperoleh dengan tingkat akurasi yang tinggi. Informasi volume material ini
sangatlah penting untuk diketahui karena dengan data volume dapat diketahui
nilai kehilangan atau kelebihan suatu material hasil penambangan. Tentunya hal
ini dapat membantu pihak pengawas melakukan evaluasi. Di era Society 5.0
ini menuntut segala sesuatu dengan serba cepat dan tepat. Teknologi load
lasser scanner ini dirasa mampu menjawab tantangan era sekarang yang
memanfaatkan digitalisasi, otomasi, dan kecerdasan buatan untuk hasil yang maksimal
serta menyeluruh.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Catatan : Tulisan
ini sudah pernah diikutsertakan dalam PARTAM ESSAY COMPETITION 2022 –
Universitas Sriwijaya
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Referensi :
BINUS. (2021). Mengenal Lebih Jauh Tentang Society 5.0. Onlinelearning.Binus.Ac.Id.https://onlinelearning.binus.ac.id/2021/04/19/mengenal-lebih-jauh-tentang-society-5-0/
Danava, D. (2021). Menuju Era Digitalisasi Pertambangan. Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI, 0, 0–1.
Hao, H. D., Shi, H. L., Li, C. J., Chen, X. L., & He, Y. (2016). Application research and Prospect of three-dimensional laser scanning technology of Bulk Trade Transfer Metering Technology in Bulk Strategic Materials. Icmia, 318–322. https://doi.org/10.2991/icmia-16.2016.56
Harianto, R. (2021). Pengukuran Material Pada Bak Truk Berbasis Citra. Journal of Intelligent System and Computation, 3(1), 30–40. https://doi.org/10.52985/insyst.v3i1.187
KEMENDIKBUD. (2020). Society 5.0. Campus.Quipper.Com. https://campus.quipper.com/kampuspedia/society-5-0
Kementerian ESDM. (2018). KEPUTUSAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL NO 1827 K/30/MEM/2018 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN KAIDAH TEKNIK PERTAMBANGAN YANG BAIK, 370 (2018). Jakarta: Indonesia.
LASE. (2019). LaseTVM : Laser based Truck Volume Measurment for The Mining Industry.https://lasesolutions.com/wpcontent/uploads/2022/01/LASE_Flyer_LaseTVM-3DM_2019_v1.0_web.pdf
Maulidin, R. F., Handayani, H. H., & Perkasa, Y. H. (2016). Studi Perbandingan Total Station dan Terrestrial Laser Scanner dalam Penentuan Volume Obyek Beraturan dan Tidak Beraturan. Jurnal Teknik ITS, 5(2). https://doi.org/10.12962/j23373539.v5i2.17211
Putra, E. P. (2022). MIND ID Berkiblat ke PT FI dalam Digitalisasi dan Smart Mining.Republika.Co.Id.https://www.republika.co.id/berita/rjtylk484/mind-idberkiblat-ke-pt-fi-dalam-digitalisasi-dan-smart-mining
Rahmawati, M., Ruslan, A., & Bandarsyah, D. (2021). The Era of Society 5.0 as the unification of humans and technology: A literature review on materialism and existentialism. Jurnal Sosiologi Dialektika, 16(2), 151. https://doi.org/10.20473/jsd.v16i2.2021.151-162
Resvani.
(2017). TAMBANG UNTUK NEGERI (Bambang Trimansyah (ed.); 1st ed.). Bhuana
Ilmu Populer.
Widya. (2021). Teknologi LiDAR Widya Load Scanner. Widya.Ai. https://widya.ai/teknologi-lidar-widya-load-scanner/
Zhao, Y., Qu, B., Gong, R.,
& Pan, Y. (2010). Anti-cheating monitoring system of the electronic truck
scale. 2010 International Conference on Intelligent Computation Technology
and Automation, ICICTA 2010, 1, 722–725.
https://doi.org/10.1109/ICICTA.2010.857
Gambar
oleh <a
href="https://pixabay.com/id/users/andicrank-4532724/?utm_source=link-attribution&utm_medium=referral&utm_campaign=image&utm_content=2074715">Andi
Spörl</a> dari <a href="https://pixabay.com/id//?utm_source=link-attribution&utm_medium=referral&utm_campaign=image&utm_content=2074715">Pixabay</a>





0 Komentar